<body bgcolor="black">Haven't been a Member? Register here!

Community Xtreme [ Cx]</body>
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
Radio N3
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Visitor Country
free counters
TIme

Banyak Perempuan Tak Siap Hadapi Malam Pertama

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Banyak Perempuan Tak Siap Hadapi Malam Pertama

Post  AyaxO on Mon Jul 25 2011, 16:25

Malam pertama harusnya menjadi pengalaman indah bagi perempuan yang baru menikah. Tapi nyatanya tidak semua perempuan siap menjalani malam pertama karena masalah disfungsi seksual. Sebelum menikah, sebaiknya perempuan mengukur dulu apakah dirinya punya gangguan masalah seksual.

"Jadi hati-hati perempuan yang mau menikah. Itu jangan disangka semuanya enak, karena ternyata seperlima atau 19,1 persen bermasalah disfungsi seksual," ujar Dr. dr. I Putu Gede Kayika, SpOG.

Hal ini disampaikan Dr. dr. I Putu Gede Kayika, SpOG dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM dalam acara sidang promosi Doktor dengan disertasi berjudul 'Penentuan Indeks Prediksi Disfungsi Seksual pada Perempuan Pengantin Baru' di FKUI, Jakarta, Selasa (12/7/2011).

Menurut Dr Kayika, penyebab disfungsi seksual pengantin baru wanita kebanyakan karena trauma seksual dan depresi. Padahal kesehatan seksual sangat penting sejak awal pernikahan, karena gangguan seksual pada masa tersebut dapat menjadi pengalaman buruk yang bisa berdampak pada kualitas hubungan dan keharmonisan rumah tangga.

Sebaiknya perempuan mengenali adanya disfungsi seksual pada dirinya sebelum menjadi pengantin baru agar masalah seksual yang timbul setelah menikah dapat dicegah.

"Karena orang yang mau menikah kan harus terpapar, langsung 'main'. Kalau sakit dipaksakan bagaimana. Nanti dia akan berpikiran bahwa seks itu tidak enak padahal seharusnya seks itu sangat enak," ujar Dr. Kayika.

Dari sekian faktor yang diteliti menjadi penyebab disfungsi seksual wanita pengantin baru seperti pengalaman berhubungan seksual, pengalaman masturbasi, ciuman, kecemasan dan faktor fisik ternyata yang paling penting adalah akibat trauma seksual dan depresi.

Trauma seksual adalah suatu peristiwa yang berkaitan dengan seksualitas yang membekas atau membebani penderita, misalnya ada peristiwa pemerkosaan atau pelecehan di masa lalu yang belum bisa dilupakan.

Menurut Dr Kayika, disfungsi seksual pada perempuan bisa digolongkan menjadi empat, yaitu:
Gangguan dorongan seksual (libido atau desire)
Gangguan dalam bangkitan seksual (arousal), terjadi jika perempuan tidak mudah dibangkitkan gairah seksualnya meski sudah dirangsang
Gangguan orgasme yang terjadi pada perempuan yang tidak bisa merasakan orgasme
Gangguan nyeri seksual

"Jadi kalau menderita salah satunya, itu termasuk gangguan disfungsi seksual," jelas pria kelahiran Denpasar, Bali ini.

Untuk menentukan penyebab utama disfungsi seksual pada perempuan tersebut, Dr. Kayika telah melakukan penelitian pada 94 calon pengantin baru yang terdaftar di KUA (Kantor Urusan Agama) Jakarta Utara dan Pusat dan terus mengikutinya hingga 3 bulan pernikahan.

Hasilnya, berdasarkan kuesioner FSFI (Female Sexual Function Index) serta memperhitungkan adanya di-stress pribadi, ditemukan insiden disfungsi seksual perempuan pengantin baru sebesar 19,1 persen.

Untuk itu, Dr. Kayika menyarankan sebaiknya perempuan yang akan menikah jika menemukan masalah dengan trauma dan depresi, dapat berdiskusi dengan dokter ahlinya, seperti psikiater atau dokter kandungan (obgin).

Kalau bisa lanjut Dr Kayka sebelum menikah perempuan sudah bisa mengukur dulu apakah memiliki faktor-faktor penyebab disfungsi seksual, seperti trauma dan depresi, yang bisa menjadi masalah kelak ketika sudah menikah.

AyaxO
Letnan Member
Letnan Member

Browser : Mozilla Firefox
Element : Water
Male Total Post : 174
Cash : 426
Reputation : 1
Join date : 23.07.11
Age : 20
Lokasi : On The FlooR
Country : Canada
Mood : devil

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik