<body bgcolor="black">Haven't been a Member? Register here!

Community Xtreme [ Cx]</body>
Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
Radio N3
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Visitor Country
free counters
TIme

Mata Minus Lebih Rentan Buta Karena Glaukoma

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mata Minus Lebih Rentan Buta Karena Glaukoma

Post  AyaxO on Mon Jul 25 2011, 16:26

Untuk mencegah kebutaan, dokter mata akan menyarankan skrining glaukoma pada usia 40-an tahun. Namun pada orang yang berkacamata karena menderita rabun jauh, skrining harus dilakukan lebih awal karena risiko kena glaukoma lebih besar.

Menurut sebuah penelitian, rabun jauh atau myopi membuat mata seseorang 2 kali lipat lebih rentan kena glaukoma. Gangguan ini dicirikan dengan tekanan bola mata yang meningkat, yang mengakibatkan lapang pandang berkurang dan lama-lama bisa menjadi buta.

Kebanyakan dokter spesialis mata akan menyarankan skrining glaukoma saat seseorang memasuki usia 40-an tahun. Namun khusus bagi penderita rabun jauh, dokter mata dari California, Kimberly Cockerham, MD menyarankan skrining sebaiknya dilakukan sejak umur 20-an tahun.

Seperti penyakit lainnya, glaukoma lebih mudah diatasi jika bisa dideteksi sejak awal. Skrining pada penderita rabun jauh perlu dilakukan lebih awal karena kelompok ini lebih berisiko mengalami buta permanen akibat kerusakan mata pada glaukoma.

"Kalau Anda selalu butuh kacamata saat mengemudi atau nonton film, Anda wajib memeriksakan mata setidaknya sekali dalam setahun," ungkap Dr Cockerham seperti dikutip dari MensHealth.com, Senin (11/7/2011).

Para ilmuwan hingga kini belum mengetahui pasti bagaimana keduanya bisa saling berhubungan, namun diduga hal ini dipengaruhi bentuk mata pada penderita rabun jauh yang cenderung lebih panjang mirip telur. Menurut penelitian, bentuk mata seperti ini lebih rentan glaukoma.

Dugaan lain yang berkembang lebih dikaitkan dengan faktor genetik. Beberapa penelitian menunjukkan, sifat atau bakat seseorang untuk terkena glaukoma dan rabun lebih sering muncul dalam riwayat keluarga sebagai satu paket yang diwariskan bersama-sama.

Yang jelas hubungan antara glaukoma dan rabun jauh kembali dibuktikan dalam publikasi terbaru yang dimuat di jurnal Opthalmology. Publikasi yang berisi kajian terhadap 11 penelitian terdahulu ini menunjukkan, risiko glaukoma pada penderita rabun jauh 90 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata.

AyaxO
Letnan Member
Letnan Member

Browser : Mozilla Firefox
Element : Water
Male Total Post : 174
Cash : 426
Reputation : 1
Join date : 23.07.11
Age : 20
Lokasi : On The FlooR
Country : Canada
Mood : devil

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik